Cakram non-woven abrasif dibuat dari anyaman serat sintetis atau alami. Serat-serat ini direkatkan bersama dengan perekat dan diberi partikel abrasif. Hasilnya adalah bahan yang fleksibel dan tahan lama yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi penggerindaan dan poles.
- serat : Serat yang umum digunakan meliputi poliester dan nilon. Serat poliester menawarkan kekuatan dan ketahanan yang baik, sementara serat nilon memberikan fleksibilitas dan ketahanan terhadap abrasi yang sangat baik.
- Partikel Abrasif : Butiran abrasif seperti oksida aluminium dan karbida silikon adalah yang paling sering digunakan. Oksida aluminium dikenal karena kekerasannya yang tinggi dan ketahanannya, membuatnya cocok untuk mengasah dan mengkilapkan bahan keras. Karbida silikon sangat tajam dan dapat memotong bahan dengan cepat, membuatnya ideal untuk aplikasi di mana penghilangan bahan yang cepat diperlukan.
- Perekat : Perekat memainkan peran penting dalam menahan serat dan partikel abrasif bersama-sama. Mereka memastikan bahwa cakram non-woven abrasif mempertahankan bentuk dan integritasnya selama penggunaan. Perekat umum meliputi resin epoksi dan resin fenolik, yang menawarkan kekuatan ikatan yang kuat serta ketahanan terhadap panas dan bahan kimia.
- Kelenturan Baik : Cakram non-woven abrasif sangat fleksibel, memungkinkannya menyesuaikan dengan bentuk benda kerja. Ini membuatnya cocok untuk mengasah dan mengkilapkan permukaan yang melengkung atau tidak beraturan.
- Kinerja Penggilingan Efisien : Dengan partikel abrasif yang tersebar merata di seluruh material, cakram non-woven abrasif dapat memberikan hasil pengikisan dan poles yang efisien dan konsisten. Mereka dapat menghilangkan material dengan cepat dan meninggalkan permukaan yang halus.
- Umur layanan yang panjang : Kombinasi serat berkualitas tinggi, partikel abrasif, dan perekat memberikan cakram non-woven abrasif umur layanan yang panjang. Mereka dapat menahan suhu dan tekanan tinggi tanpa kehilangan sifat abrasifnya.
- Dapat Digunakan di Lingkungan Basah dan Kering : Banyak cakram non-woven abrasif dirancang untuk digunakan dalam kondisi basah maupun kering. Ini memberikan pengguna lebih banyak fleksibilitas dalam operasi pengikisan dan poles mereka.
- Pengolahan logam : Dalam industri metalurgi, cakram non-woven abrasif secara luas digunakan untuk mengikis dan memoles permukaan logam. Mereka dapat digunakan untuk menghilangkan karat, sisik, dan benjolan dari bagian logam, serta untuk mencapai finish yang halus dan berkilau.
- Pengolahan Kayu : Untuk aplikasi pengolahan kayu, cakram non-woven abrasif digunakan untuk amplas dan meratakan permukaan kayu. Mereka dapat menghilangkan bagian yang kasar dan ketidaksempurnaan, menyiapkan kayu untuk dicat atau di-finishing.
- Perawatan Otomotif : Dalam industri otomotif, cakram non-woven abrasif digunakan untuk penghapusan cat, persiapan permukaan, dan poles. Mereka dapat digunakan untuk memperbaiki goresan dan cekungan pada bodi mobil, serta untuk memulihkan kilau cat.
- Pengolahan Batu : Cakram non-woven abrasif juga digunakan dalam industri pengolahan batu untuk penggerindaan dan poles permukaan batu. Mereka dapat digunakan untuk menciptakan hasil yang halus dan berkilau pada marmer, granit, dan jenis batu lainnya.
- Cara Penggunaan : Pertama, pilih cakram anyaman abrasif yang sesuai berdasarkan bahan dan persyaratan pemrosesan. Kemudian, pasang cakram pada peralatan penggerindaan atau poles yang sesuai. Saat menggunakan, jaga agar cakram tegak lurus terhadap permukaan benda kerja dan berikan tekanan yang sesuai. Gerakkan cakram secara merata di seluruh permukaan untuk mencapai efek penggerindaan atau pengkilapan yang diinginkan.
- Perhatian : Kenakan peralatan pelindung pribadi yang sesuai, seperti kacamata keselamatan dan sarung tangan, saat menggunakan cakram anyaman abrasif. Hindari menggunakan cakram pada kecepatan berlebihan, karena hal ini dapat menyebabkan cakram pecah atau aus dengan cepat. Simpan cakram di tempat yang kering dan sejuk untuk mencegah kelembapan dan panas memengaruhi performanya.